Cara Menghilangkan Jerawat dengan Ramuan Tradisional
& Jeruk Nipis
jeruk_nipis
Tidak ada
salahnya, Anda mencoba menggunakan bahan-bahan alami untuk mengatasi jerawat di
wajah. Misalnya, dengan menggunakan masker madu dan jeruk nipis. Dalam madu,
terdapat kandungan zat antiseptik yang berguna untuk membunuh bakteri yang ada
pada wajah yang dapat menyebabkan jerawat semakin meradang. Sedangkan, air
jeruk nipis dapat mengurangi minyak pada wajah sehingga dapat mencegah kotoran
menempel di wajah.
Berikut
langkah-langkah untuk membuat masker dari jeruk nipis:
- Ambil jeruk nipis dan peras
airnya sebanyak 1 sendok teh.
- Campur air jeruk nipis tadi
dengan 1 sendok teh madu.
- Oleskan pada wajah dan diamkan
selama 30 menit.
- Bilas dengan menggunakan air
dingin.
Ada berbagai jenis komedo, yaitu :
1.
Komedo Hitam (Komedo Terbuka)
Komedo hitam merupakan kumpulan massa sebum yang tampak seperti pori-pori yang
membesar dan menghitam pada permukaan wajah dan tidak tertutup epitel kulit,
sehingga mudah dikeluarkan. Komedo ini berwarna kehitaman karena teroksidasi
oleh udara.
2.
Komedo Putih (Komedo Tertutup)
Komedo putih merupakan gumpalan sebum yang terjadi di bawah permukaan kulit ari
yang tersumbat kotoran dan lemak. Permukaanya tertutup oleh epitel kulit,
sehingga sulit dikeluarkan. Biasanya, komedo ini muncul di area T (dahi,
hidung, dan dagu), juga di bawah mata dan pipi. Komedo ini tampak putih
kekuningan seperti benjolan kecil-kecil di bawah kulit.
Komedo yang ada di hidung selain disebabkan oleh sisa produk foundation,
bedak, tabir surya, sisa keringat atau debu juga disebabkan oleh pori-pori yang
besar dan terbuka (yang biasanya dimiliki oleh jenis kulit berminyak). Kondisi
pori seperti ini membuat debu dan kotoran mendapatkan tempat tinggal.
Jangan
menghilangkan komedo dengan cara
memencetnya, karena malah akan merangsangnya menjadi jerawat bernanah yang akan
memperparah kondisi wajah, bahkan bisa menyebabkan infeksi. Penanganan yang
paling tepat adalah dikompres dengan menggunakan handuk hangat atau menguapi
wajah dengan uap hangat. Bisa juga hanya membasuhnya dengan air hangat. Hal itu
dimaksudkan melebarkan pori-pori kulit wajah, setelah itu lakukan perawatan
facial-scrub atau dengan susu pembersih wajah.
CARA MENGHILANGKAN KOMEDO PADA WAJAH
1. Kenali Jenis Kulit
Biasanya, komedo mudah muncul pada kulit wajah berminyak. Dengan mengenali
jenis kulit, Anda bisa lebih mudah memilih produk pembersih wajah yang sesuai.
2. Pilih Pembersih yang Tepat
Pembersih yang tepat dapat membuat kulit wajah benar-benar bersih, segar, dan
kenyal. Beri toleransi waktu sebulan untuk mengetes efektivitas pembersih yang
Anda gunakan.
3. Pilih Pelembap yang Cocok
Bagi kulit normal dan berminyak, gunakan pelembap oil free. Sebenarnya, tubuh
memiliki sistem alami yang bisa mengatur kelembapan kulit.
4. Hindari Produk Comedogenic
Produk lain yang bisa menimbulkan komedo adalah susu pembersih, tabir surya,
alas bedak, bedak padat, sampo berbahan ginseng, dan conditioner. Perlu
diketahui, bedak padat merupakan produk yang mengandung zat comedogenic paling
tinggi. Penggunaan bedak padat terlalu lama, tak hanya komedo, tapi juga bisa
menimbulkan jerawat.
5. Hidup Sehat dan Cukup Gizi
Cukup tidur dan istirahat, hindari stres. Pada saat kondisi tubuh menurun,
kuman-kuman mudah masuk ke dalam tubuh.
6. Facial
Facial menjadi salah satu cara untuk menghilangkan komedo secara tuntas dan
tepat. Lakukan facial secara berkala dan setelah masa haid. Hal ini untuk
menghindari terjadinya perubahan hormon dan kelenjar sebasia selama masa haid,
yang memproduksi minyak lebih aktif.
7. Diet
Batasi mengonsumsi cokelat, susu cokelat, durian, kacang tanah, telur, kacang
mete, keju, alpukat, mangga matang, kerang, krim bubuk, segala jenis susu (full
cream, low atau non fat), gorengan, santan, dan daging berlemak.
8. Periksa ke dokter kulit
Jika tak sabar dan ingin segera menghilangkannya, pergi saja ke dokter kulit.
Biasanya, dokter akan menganjurkan untuk facial dan memberikan obat tertentu.
Jika komedonya sudah sangat banyak, dokter akan menggunakan bantuan teknologi
laser.
CARA ALAMI MEMBERSIHKAN DAN MENGHILANGKAN KOMEDO
1. Gunakan Putih Telur
Ambil sedikit putih telur, tempatkan di wadah, kocok hingga berbusa. Oleskan di
sekitar hidung atau bagian wajah yang berkomedo. Tutup dengan tisu. Biarkan
hingga benar-benar kering. Lepaskan tisu secara perlahan. Di bagian dalam tisu,
akan terlihat bintik-bintik komedo yang terangkat.
2. Scrub Sayur dan Masker Kacang
* Blender selembar daun kailan, selembar daun seledri, ¼ buah apel, campur
dengan perasan jeruk lemon. Usapkan dan pijat lembut wajah dengan scrub sayur
ini, lalu bilas.
* Uapi wajah dengan air panas yang telah diberi 1 sdm garam. Biarkan 10 menit.
Uap air garam akan membuka pori-pori, memperlebar pembuluh darah kapiler di
bawah kulit dan memperlancar peredarah darah ke kulit.
* Campur sari kacang kedelai dan kacang polong, gunakan sebagai masker, diamkan
30 menit, bilas. Gunakan beberapa kali.
Karena struktur molekulnya yang kaya akan rantai unsur
karbon(-CH2-CH2-CH2-)maka lemak mempunyai sifat hydrophob. Ini menjadi alasan
yang menjelaskan sulitnya lemak untuk larut di dalam air. Lemak dapat larut
hanya di larutan yang apolar atau organik seperti: eter, Chloroform, atau
benzol.
Sel eukariotik disekat-sekat menjadi organel ikatan-membran yang
melaksanakan fungsi biologis yang berbeda-beda. Gliserofosfolipid adalah
komponen struktural utama dari membran biologis, misalnya membran plasma
selular dan membran organel intraselular; di dalam sel-sel hewani membran
plasma secara fisik memisahkan komponen intraselular dari lingkungan
ekstraselular. Gliserofosfolipid adalah molekul amfipatik (mengandung wilayah
hidrofobik dan hidrofilik) yang mengandung inti gliserol yang terkait dengan
dua “ekor” turunan asam lemak oleh ikatan-ikatan ester dan ke satu gugus
“kepala” oleh suatu ikatan ester fosfat. Sementara gliserofosfolipid adalah
komponen utama membran biologis, komponen lipid non-gliserida lainnya seperti
sfingomielin dan sterol (terutama kolesterol di dalam membran sel hewani) juga
ditemukan di dalam membran biologis.
[2] Di dalam tumbuhan dan alga,
galaktosildiasilgliserol,
[3] dan sulfokinovosildiasilgliserol,
[4]
yang kekurangan gugus fosfat, adalah komponen penting dari membran kloroplas
dan organel yang berhubungan dan merupakan lipid yang paling melimpah di dalam
jaringan fotosintesis, termasuk tumbuhan tinggi, alga, dan bakteri tertentu.
Dwilapis telah ditemukan untuk memamerkan tingkat-tingkat tinggi dari
keterbiasan ganda yang dapat digunakan untuk memeriksa derajat keterurutan
(atau kekacauan) di dalam dwilapis menggunakan teknik seperti interferometri
polarisasi ganda.
Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh.
Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya
panas secara berlebihan.